SUNGAIPENUH - Desakan dari waraga agar Kades Kampung Dalam, Kecamatan Hamparan, Kota Sungaipenuh mengundurkan diri dari jabatannya terus berlanjut.
Belakangan diketahui, tuntutan mundur yang disebabkan oleh dugaan penyimpangan dana desa oleh kepala desa ini berujung dengan penyegelan kantor kepala desa oleh puluhan warga.
Penyegelan kantor kades ini dilakukan pada Senin (4/4) sore. Ini dilakukan agar kades tidak melakukan aktivitas di kantor dan segera mengundurkan diri.
"Iya, Senin kemarin warga sudah menyegel kantor kades, agar tidak ada aktivitas pemerintahan desa untuk sementara waktu," ujar salah pemuda Desa Kampung Dalam kepada metrosakti.com.
Tidak hanya itu, kasus yang sudah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Sungaipenuh ini juga berlanjut ke Kantor Walikota Sungaipenuh Rabu (6/4) siang tadi. Puluhan warga menemui Sekda Kota Sungaipenuh, Pusri Amsy, menyampaikan dugaan penyimpangan dana desa yang dilakukan kades Kampung Dalam.
Warga yang datang tersebut bertemu Sekda di ruang kerjanya, hanya saja pertemuan tersebut dilakukan tertutup. Pertemuan yang dimulai pukul 10.00 ini berlangsung sekitar 2 jam. Hanya saja, usai pertemuan tersebut, warga dan Sekda belum bisa dikonfirmasi awak media.
sumber: metro sakti
Soal Penyimpangan Dana Desa, Warga Kampung Dalam Rawang Segel Kantor Kepala Desa
4/
5
Oleh
Admin
