Kamis, 07 April 2016

Disemprot Bupati Gara-gara Siswa Coret Baju Saat UN, Ini Kata Kepsek SMAN 12 Kerinci


KERINCI - Bupati Kerinci mendadak geram saat melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMA Negeri (SMAN) 12 Kerinci, Rabu (6/4) siang.

Usut punya usut, kemarahan orang nomor 1 di Bumi Sakti Alam Kerinci ini disebabkan oleh ulah siswa kelas III SMA Negeri 12 Kerinci yang melakukan aksi coret-coret baju sekolah, sementara UN masih berlangsung.

Melihat pemandangan tak enak itu, Bupati langsung memberikan teguran kepada para siswa yang ujian dengan pakaian penuh coretan. Bahkan Kepala Sekolah (Kepsek) juga menjadi sasaran amarah bupati. Bupati mewarning akan memberikan sanksi kepada kepsek jika tidak melakukan pembinaan terhadap peserta UN tersebut.

Terkait hal itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 12 Kerinci, Khaidir, mengaku telah mengantisipasi sejak awal dengan mengumpulkan siswa untuk membuat dan menandatangani surat perjanjian agar siswa tidak melakukan aksi coret baju dan kompoi pasca UN.

"Mereka sudah membuat surat pernyataan, tapi pas istrahat tadi mereka ke kantin, saat keluar dari kantin baju mereka sudah dicoret-coret," kata Khaidir.

Dikatakan Khaidir, sebagai sanksi, siswa yang melakukan coret seragam tersebut yakni nilai dan nomor kelulusan ditunda dan tidak akan dikeluarkan dahulu. "Ada 50 persen siswa yang melakukan coret-coretan baju ini, kami juga kecewa dengan mereka, padahal mereka sudah membuat perjanjian. Nanti nilai dan nomornya kita tahan dulu," pungkasnya.

(*metrosakti*)

Related Posts

Disemprot Bupati Gara-gara Siswa Coret Baju Saat UN, Ini Kata Kepsek SMAN 12 Kerinci
4/ 5
Oleh Admin